Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan SMAN 2 Pare oleh Pengawas Pembina, Bapak Budhi Santoso, S.Pd., MM

Pare, 6 April 2026 – Suasana Auditorium SMAN 2 Pare tampak khidmat pada hari Senin, 6 April 2026. Seluruh guru dan tenaga kependidikan mengikuti pembinaan rutin yang dipimpin langsung oleh Pengawas Pembina, Bapak Budhi Santoso, S.Pd., MM pada pukul 08.30 – 10.00 Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala SMAN 2 Pare, Bapak Bambang Yulianto, M.Pd, Kepala TU Ibu Fatchur rahmah, SE, serta bapak ibu guru dan karyawan.

Dalam arahannya, Bapak Budhi Santoso menyampaikan empat poin strategis untuk memajukan kualitas pendidikan di SMAN 2 Pare. Pertama, ia meminta para guru untuk meningkatkan peran aktif di kelas, terutama dalam pembinaan karakter dan motivasi siswa. Menurutnya, pembinaan yang konsisten, melaksanakan tugas pembelajaran dengan optimal, melaksanakan remedial dan pengayaan akan berdampak langsung pada peningkatan prestasi siswa serta memperbesar peluang lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

“Guru bukan hanya penyampai materi, tetapi juga pembimbing yang mampu menggali potensi siswa. Mari kita pacu mereka berprestasi sehingga pintu SNBP semakin lebar untuk anak-anak kita,” tegas bapak Budhi.

Kedua, beliau mendorong seluruh komponen sekolah untuk aktif mengikuti lomba dan berbagai kegiatan prestasi lainnya, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional. Partisipasi aktif dinilai sebagai ajang mengasah kemampuan sekaligus mengharumkan nama sekolah. Tidak hanya siswa, guru juga harus aktif mengikuti ajang kompetensi seperti EJIES, GTK Creatif dll.

Poin ketiga yang tak kalah penting adalah komitmen menjalankan program SIKAP (Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan) dengan sungguh-sungguh. Pak Budhi mengingatkan bahwa program ini tidak boleh berhenti hanya pada kegiatan menanam, tetapi harus dilanjutkan dengan perawatan hingga panen. “Inovasi ketahanan pangan adalah wujud nyata kepedulian sekolah terhadap masa depan. Rawat tanaman dengan baik, jadikan ini budaya sekolah,” ujarnya.

Terakhir, pengawas pembina juga menekankan pentingnya meningkatkan kebersihan di lingkungan sekolah. Kebersihan, menurutnya, adalah cerminan karakter warga sekolah sekaligus penunjang kenyamanan proses belajar mengajar.

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Pare, Bapak Bambang Yulianto, M.Pd., menyambut baik seluruh arahan yang diberikan. Beliau berharap seluruh guru dan pegawai dapat mengimplementasikan setiap poin pembinaan dalam keseharian.

“Kami akan tindak lanjuti semua arahan dari pengawas pembina. Mari kita wujudkan SMAN 2 Pare yang bersih, berprestasi, dan inovatif dalam ketahanan pangan,” pungkas Bambang.

Pembinaan berlangsung tertib dan khidmat. Para guru tampak antusias mencatat poin-poin penting untuk diterapkan di kelas maupun lingkungan sekolah.